Minggu, 02 Oktober 2016

Rumah Angker

Hay namaku Luna. Ini cerita sudah lama terjadi sekitar tahun 2013. Kita langsung aja mulai ceritanya.

Dulu saya membeli rumah baru untuk ditinggal bersama ibu dan bapak saya. Waktu itu masih tanah kosong. Satu bulan berlalu, katanya tanah tempat rumah saya berdiri itu banyak yang gentayangan.
Terus saya bertanya pada orang sekitar rumah saya. Katanya dulu banyak hewan-hewan yang menyeramkan. Dan, tepat di sebelah rumah saya di situ ada pohon kelapa bengkok. Di situ pas malam hari saya melihat sosok misterius yang duduk di pohon kelapa bengkok itu tersebut…
Satu tahun berlalu. Rumah saya sudah berdiri dan sudah saya tempati. Keesokan harinya, saya mendengar cerita dari orang sekitar katanya misan(sepupu) ku melihat sesosok anak kecil yang lewat dari depan kamarku.
“Nia mau ke mana dan sama siapa,” sapa misanku. Anehnya, Nia, akan kecil itu, tetap berjalan tanpa mempedulikan panggilan sepupuku. Karena tidak dihiraukan, dan takut jangan-jangan anak kecil itu kabur, akhirnya dia pergi mencari ibunya Nia. Sesampai di rumah Nia, ternyata si Nia ada di rumahnya bersama ibunya.

Jumat, 30 September 2016

Bermain dengan Hantu

Pada saat saya masih berumur 6 tahun saya tinggal di Cirebon. Tinggal di sebuah kontrakan yang sudah 2 tahun tidak dihuni, pada malan hari saya sedang keluar rumah untuk melihat bintang.
Ketika itu pun saya melihat dua anak kecil yg tidak mengenakan baju. Anak-anak itu mengajakku untuk bermain dan saya diajak ke bawah sebuah pohon untuk bermain tetapi ketika bermain dia menghilang. Sayapun bingung.
Di dalam kebingungan itu saya sambil mencari-cari anak itu dan memanggilnya. Tetapi, bukan suara anak itu yang menjawab melainkan suara perempuan yang ku dengar. Dan suara itu berasal dari atas pohon yang berdiri tepat di depan ku dan kulihat ternyata sosok perempuan yang mengenakan baju putih. Ku kira itu adalah ibuku tetapi, beberapa saat ibuku memanggil dari dalam rumah maka kuhampiri ibuku dan bertanya kepadanya, “Ibu tadi siapa anak dan perempuan di situ, bu.”

Rabu, 28 September 2016

Rumah Sepupu Horor

Perkenalkan, nama saya Tri. Ini kejadian tahun lalu, saya dan sepupu-sepupu sering ngumpul setahun sekali. Jadi kita lagi ngumpul, ketawa-ketawa di rumah sepupu gua. Ngak terasa kami bercerita, udah jam setengah satu, berbunyilah jam.

Saya sempat kaget, tapi kami lanjutkan bercerita, tapi sepupu saya, yang punya rumah, mukanya langsung pucat, kami tanya, kenapa emang?
Dia jawab, kalian semua tau ngak? Jam itu sudah 2 tahun ngak di isi batrei, mana mungkin bisa bunyi?
Kami sontak terdiam sesaat, ceritanya ngak habis disitu, besok pagi adek gua cerita, “Kak, semalam aku lihat orang badannya besar dan berbulu…”
Dia cerita pas dia keluar kamar mandi, dia melihat ada mahluk hitam itu, kita-kita cerita sama tante gua. Dia bilang itu hanya perasaan kita saja. Nah malam kedua nih yang serem, aku sama sepupu aku lagi ngerokok diam-diam di belakang rumah.

Senin, 26 September 2016

Cerita Mistis Satpam Penjaga Kamar Mayat RSCM

RSCM merupakan salah satu rumah sakit milik pemerintah. Banyak sekali kejadian kecelakaan atau kasus pembunuhan yang menyebabkan orang tewas kan dibawa ke RSCM ini untuk diotopsi. Oleh karena itu kamar mayat RSCM tergolong “ramai” dibanding rumah sakit yang lain. Kali ini kita akan menceritakan kisah satpam penjaga kamar mayat RSCM.
Bagi orang biasa, pekerjaan satpam kamar mayat butuh ekstra keberanian dan kesiapan. Dan ini dimiliki oleh Munawarman dan M Fadil. Bagaimana tidak? Mereka justru mengajukan diri untuk diposisikan sebagai sekuriti Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di ruang forensik yang biasanya digunakan untuk tempat menyimpan korban meninggal.
Menurut Munawarman, sekuriti untuk jaga malam di forensik RSCM terhitung mulai ada pada 2007-an. “Sebelumnya tidak ada,” ujar Munawarman.

Sabtu, 24 September 2016

Kuntilanak yang Marah

Assalamualaikum. Setelah membaca dan mengikuti Cerita Mistis ini dalam waktu yang lama. Akhirnya aku memutuskan untuk ikut menyumbangkan kisah mistis nyata yang pernah aku alami.

Kejadian ini terjadi pada bulan November 2015 kemarin. Aku adalah seorang security disebuah BUMN (Pegadaian) di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Kantor yang aku jaga ini dekat dengan jalan layang Antasari. Kalau kalian ingin melihatnya, kantorku ini terletak di jalan Cipete no. 6A dan terletak bersebelahan dengan sebuah galeri barang antik khas Surabaya dan Madura.
Jadi, kantor dan galeri ini bersebalahan. Di sebelah galeri terdapat sebuah lorong kecil yang di ujungnya ada sebuah kamar mandi yang kami gunakan bersama.
Galeri ini saking banyaknya barang, sampai-sampai ada yang ditaruh di luar dan di dalam lorong kamar mandi. Karena kebetulan jarak antara bangunan dengan jalan raya lumayan besar +-10 meter, jadi barang-barang yang banyak itu berderet diluar sampai pintu gerbang.
Saat itu tepat malam Jum’at dan aku jaga dapat giliran shift 3 ( jam 23:00-07:00). Biasanya, setiap malam Jum’at, sebelum berangkat kerja saya selalu mengaji Yassin. Tapi karena lupa atau kenapa, malam itu tidak sempat mengaji. Bahkan solat isya ku kerjakan di teras kantor.

Kamis, 22 September 2016

Penunggu Kost

Halo semua, perkenalkan nama saya Stephanny, saya tidak akan menggunakan nama samaran karena ini memang cerita nyata yang sangat seram tentang hantu penunggu kost.

Sebenarnya kisah ini di alami oleh sepupu saya sendiri bernama Velly, saya mau menceritakan kisah ini karena menurut saya ini kisah paling seram, hampir mirip film Conjuring dan Insidious. Ini tidak dikarang atau direkayasa karena saya tidak mau dibilang pencari sensasi.
Di awal waktu sepupu saya tinggal di kost yang berada di kost Tondano, Sulawesi Utara. Waktu itu kakak sepupu saya sedang menjalankan kuliah di Universitas Manado (Unima). Kakak sepupu saya dan adik sepupu saya tinggal bersama di kost daerah Tondano, kejadian ini di alami oleh adik sepupu saya Velly. Selama dia berada di kost itu, dia sering di ganggu sama makhuluk misterius tapi dia hanya menghiraukannya. Waktu itu Tondano sedang mengalami pemadaman listrik, otomatis di kost itu juga mati listrik dan gak ada pencahayaan kecuali lilin, cahaya HP, sama bulan.

Selasa, 20 September 2016

Menunggu Dijemput

Waktu itu sedang sore hari. Di sekolah SDN 008 ada dibagi kelas pagi dan kelas sore. Kelas sore biasanya pulang jam 5 sore.

Ada dua anak duduk di depan sekolah menunggu jemputan yang tak kunjung datang. Karena bosan mereka memutuskan main di sekitar situ. Pertama-tama mereka main suit, siapa yang menang maka naik satu anak tangga. Entah berapa kali mereka naik turun tangga tersebut.
Karena bosan, mereka pun memutuskan main kejar-kejaran. Yang satu kejar yang lain, mereka lari sambil berteriak-teriak karena heboh. Malah mereka lari ke sana kemari, sampai ke lapangan di sekolah.
“Jangan lari-lari!” Tiba-tiba di depan mereka muncul bapak-bapak di dekat situ. “Kok masih di sini?” tanya bapak itu penuh selidik.